Bangkok,
Seorang anggota parlemen Thailand dari Partai Demokrat, Nat Bantadtan
tertangkap kamera sedang melihat gambar porno saat sidang parlemen
berlangsung. Insiden itu hanya memperlihatkan sebagian dari sejumlah
kenakalan anggota parlemen negeri Gajah Putih itu.
Anggota parlemen Chuvit Kamolvisit mencetuskan seperti dilansir Bangkok Post, Senin (23/4/2012), banyak perilaku buruk yang berlangsung di parlemen, bukan cuma soal foto porno tersebut.
Anggota parlemen Chuvit Kamolvisit mencetuskan seperti dilansir Bangkok Post, Senin (23/4/2012), banyak perilaku buruk yang berlangsung di parlemen, bukan cuma soal foto porno tersebut.
Chuvit
yang dikenal sebagai politikus Thai yang vokal tersebut membeberkan,
beberapa anggota dewan yang duduk di bagian belakang ruang sidang sering
mengangkat kaki mereka ke meja. Ada pula yang tertidur pulas dan
mendengkur dengan kerasnya. Beberapa anggota bahkan asik melihat-lihat
taruhan sepakbola ilegal. Semua itu berlangsung saat sidang parlemen
digelar.
Bahkan pekan lalu, tepatnya 18 April lalu, sidang parlemen terpaksa dihentikan setelah gambar perempuan setengah telanjang tiba-tiba muncul di layar besar ruang sidang. Gambar itu muncul di antara tampilan materi perdebatan para anggota parlemen yang tengah membahas amandemen undang-undang.
Akibat insiden ini, sidang pun dihentikan sementara dan monitor layar besar di ruangan itu kemudian dimatikan. Insiden itu saat ini masih dalam penyelidikan. Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Tahun 2011 lalu, seorang anggota DPR RI juga pernah menjadi bahan pemberitaan karena mengakses konten porno. Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Arifinto kepergok sedang melihat gambar porno saat sidang paripurna berlangsung pada 8 April 2011 lalu.
Arifinto mengaku mendapatkan link email. Setelah diklik ternyata isinya gambar porno. Mantan anggota Komisi V tersebut mengaku menghapus gambar tersebut setelah melihatnya. Atas insiden ini, Arifinto kemudian mengumumkan pengunduran dirinya dari DPR.
Bahkan pekan lalu, tepatnya 18 April lalu, sidang parlemen terpaksa dihentikan setelah gambar perempuan setengah telanjang tiba-tiba muncul di layar besar ruang sidang. Gambar itu muncul di antara tampilan materi perdebatan para anggota parlemen yang tengah membahas amandemen undang-undang.
Akibat insiden ini, sidang pun dihentikan sementara dan monitor layar besar di ruangan itu kemudian dimatikan. Insiden itu saat ini masih dalam penyelidikan. Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Tahun 2011 lalu, seorang anggota DPR RI juga pernah menjadi bahan pemberitaan karena mengakses konten porno. Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Arifinto kepergok sedang melihat gambar porno saat sidang paripurna berlangsung pada 8 April 2011 lalu.
Arifinto mengaku mendapatkan link email. Setelah diklik ternyata isinya gambar porno. Mantan anggota Komisi V tersebut mengaku menghapus gambar tersebut setelah melihatnya. Atas insiden ini, Arifinto kemudian mengumumkan pengunduran dirinya dari DPR.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar