Anda yang ingin melihat mumi, tak harus jauh-jauh pergi ke Mesir. Meski kalah tua dari mumi di Negeri Piramida, mumi di Wamena, Papua, berusia lebih dari 300 tahun. Selain itu, panorama alam yang cantik juga menambah sensasi penjelajahan di lembah Baliem kian berkesan.
Perjalanan indah menjelajahi Wamena mengantar pelancong menuju sebuah pemandangan langka. Yaitu, sebuah mumi dari Papua. Di Distrik Kurulu, Wamena, mumi sang panglima perang, Wim Motok Mabel, terpelihara dengan baik oleh keturunan ketujuhnya.
Sosoknya yang sangat disegani masyarakat suku Dani yang menghuni Lembah Baliem, mumi berusia tiga ratus tahun lebih itu diawetkan lengkap bersama koteka, kalung, dan topi lilitan rotan. Raut mukanya yang menengadah bagaikan memekikkan teriakan kemenangan.
Mumi dibuat dengan mengasapkan jasad selama 200 hari melalui upacara adat khusus. Mayat tersebut diasapi oleh seorang wanita dan pria di setiap lima tahun melalui acara adat penghormatan untuk sang panglima dan sekaligus merawat muminya.
Selain mumi Wim Motok Mabel di Distrik Kurulu, mumi Aikima di Distrik Aikima juga menarik wisatawan. Mumi berusia 300 tahun lebih ini terus dijaga dengan melumuri gemuk babi pada mumi melalui upacara khusus.
Source
Tidak ada komentar:
Posting Komentar